Sabtu, 11 Juni 2011

PENELITIAN TINDAKAN KELAS SD


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Sekolah Dasar (SD) menurut Waini Rasyidi (1993) pada hakikatnya merupakan satuan atau unit lembaga social (Social institution) yang diberi amanah atau tugas khusus (specific task) oleh masyarakat untuk menyelenggarakan pendidikan dasar secara sistematis. Secara teknis pendidikan Sekolah Dasar dapat pula didefinisikan sebagai proses membimbing, mengajar, dan melatih peserta didik yang berusia 6 – 13 tahun untuk memiliki kemampuan dasar dalam aspek intelektual, social, dan personal yang terintegrasi dan sesuai dengan karakteristik perkembangnnya.
Pendidikan yang ada di Sekolah Dasar terdiri dari berbagai macam disiplin ilmu, salah satunya adalah Bahasa Indonesia. Hal yang harus diajarkan guru kepada siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia meliputi beberapa aspek yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, menulis, sastra dan kebahasaan. H.G. Tarigan (Muchlisoh dkk, 1992:236) mengemukakan bahwa keterampilan berbahasa mempunyai empat komponen, yaitu :
a.      Keterampilan menyimak (listening skill)
b.     Keterampilan berbicara (speaking skill)
c.      Keterampilan membaca (reding skill)
d.     Keterampilan menulis (writing skill)
Salah satu keterampilan yang harus dikuasai siswa Sekolah Dasar adalah keterampilan menulis. Menurut Hearton (1975:127 menulis adalah kegiatan menyusun kata-kata kalimat secara benar sesuai dengan kaidah tata bahasa kemudian menghubung-hubungkan kalimat tersebut sehingga terbentuk suatu tulisan yang saling berhubungan yang dapat mengkomunikasikan pikiran dan ide penulis tentang suatu topik. Adapun ruang lingkup pembelajaran menulis menurut kurikulum 2006 adalah menulis karangan dengan tulisan rapi dan jelas dengan memperhatikan tujuan dan ragam pembaca, pemakaian ejaan,  tanda baca, dan kosakata yang tepat serta mengapresiasi dan berekspresi sastra melalui kegiatan menulis hasil sastra berupa cerita dan puisi.
Standar kompetensi pelajaran menulis yaitu mampu menulis huruf, suku kata, kalimat, paragraf dengan tulisan rapi dan jelas, menulis karangan sederhana berbagai petunjuk, berbagai teks percakapan, surat pribadi, dan surat resmi dengan memperhatikan tujuan dan ragam pembaca dan menggunakan kalimat tunggal dan kalimat majemuk, menulis berbagai formulir, pengumuman, tata tertib, berbagai laporan, teks pidato dan sambutan, ringkasan dan rangkuman, prosa serta puisi sederhana.
Penelitian ini dilakukan karena peneliti berasumsi bahwa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI  SDN Sarangan Kecamatan Tretep, Kabuapten Temanggung terdapat permasalahan yaitu keterampilan siswa dalam menulis masih rendah terutama dalam menulis teks pidato dan sambutan. Dari 20 siswa hanya 7  (35 %) siswa yang memperoleh nilai diatas KKM yaitu 70, dan rata-rata kelas juga masih rendah yaitu 67,12.
Usaha-usaha yang dilakukan selama ini seperti memperbanyak latihan rumah, menjelaskan, dan pemberian tugas belum banyak memberikan perubahan yang berarti. Oleh sebab itu untuk semester II tahun ajaran 2008/2009 ini penulis ingin memperbaiki dan mengembangkan Proses Belajar Mengajar (PBM) di kelas Sekolah Dasar. Untuk itu penulis melaksanakan penelitian perbaikan mutu PBM pada pelajaran Bahasa Indonesia dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas dengan bantuan teman sejawat.
B.    Identifikasi Masalah
Melihat hasil belajar siswa yang masih kurang, penulis mengidentifikasi penyebab rendahnya nilai siswa dalam menulis teks pidato dan sambutan yaitu (1) selama PBM siwa tidak menunjukan minat dalam menulis teks pidato, (2) siswa tidak menguasai materi yang telah diberikan, (3) siswa tidak berkonsentrasi dalam mengerjakan tugas, (4) saat ditanya materi yang belum jelas, siswa diam saja, (5) pada saat mengerjakan ada yang bercanda dengan teman di sebelahnya dan membuat kegaduhan.
C.    Analisis Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah di atas, peneliti meminta bantuan dari teman sejawat untuk menganalisis penyebab masalah yang terjadi. Dan dari diskusi dengan teman sejawat dapat diketahui bahwa faktor penyebab terjadinya permasalahan adalah sebagai berikut :
1.     Penjelasan yang dilakukan guru terlalu cepat
2.     Guru kurang mampu memanfaatkan alat peraga yang digunakan
3.     Suara guru dalam menjelaskan materi kurang keras dan jelas
4.     Metode pembelajaran kurang variatif dan membosankan
5.     Siswa tidak berani bertanya tentang materi yang belum jelas
6.     Guru kurang memotivasi siswa selama pembelajaran berlangsung
7.     Guru tidak memberikan komentar terhadap hasil pekerjaan siswa
D.    Rumusan Masalah
Berdasarkan hasil analisis, maka peneliti merumuskan masalah untuk mencari penyebab rendahnya prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam menulis teks pidato atau sambutan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah penggunaan metode latihan dan alat peraga  contoh teks pidato dan sambutan dapat meningkatkan  keterampilan dan hasil belajar siswa dalam menulis teks pidato dan sambutan?”.
E.    Tujuan Penelitian
Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu hasil pembelajaran dan layanan sebagai guru yang professional. Sedangkan secara khusus penelitian ini bertujuan untuk :
1.     Memperbaiki proses pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan alat peraga dan metode latihan.
2.     Meningkatkan keterampilan dan pemahaman siswa kelas VI SD tentang cara menulis teks pidato.
3.     Meningkatkan keterampilan guru dalam proses pembelajaran.
4.     Memenuhi tugas mata kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP) PDGK5401 pada program S1 PGSD.
F.     Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini adalah :
1.     Bagi siswa
a.      Meningkatkan keterampilan berbahasa siswa, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis.
b.     Meningkatkan prestasi belajar siswa terutama pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI SD.
2.     Bagi Guru
a.      Membantu guru memperbaiki pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia.
b.     Sebagai masukan untuk meningkatkan minat dan perhatian siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI SD.
c.      Meningkatkan rasa percaya diri guru dalam proses pembelajaran mata pelajran Bahasa Indonesia di kelas VI SD.
3.     Bagi Sekolah dan Pendidikan secara umum
a.      Memberikan sumbangan positif tentang metode pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI SD.
b.     Menanggulangi kesulitan pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI.
c.      Menciptakan kerjasama yang kondusif antara peneliti dengan sekolah untuk kemajuan sekolah dalam pelajaran Bahasa Indonesia.

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More