Selasa, 26 April 2011

PENELITIAN TINDAKAN KELAS SD


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Di dalam Undang-undang  Sistim Pendidikan  Nasional, pasal 36 ayat 1 disebutkan  bahwa, masyarakat  berperan dalam peningkatan mutu  pelayanan pendidikan yang meliputi perencanaan, pengawasan,dan evaluasi program pendidikan melalui Dewan Pendidikan  dan  Komite Sekolah / Madrasah. Selain itu dalam ayat 3 disebutkan bahwa, komite sekolah/ madrasah sebegai lembaga mandiri  dibentuk dan berpran dalam peningkatan mutu pelayanan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana,serta   pengawasan pada tingkat satuan pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa betapa pentingnya peran serta komite sekolah di dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Namun dalam kenyataannya, peran serta komite sekolah di SD Negeri 1 Katekan belum optimal. Keberaadaan sekolah seolah-olah sekolah di tengah-tengah mesyarakat bukan sekolah milik masyarakat. Komite sekolah hanya sebagai simbul. Hal ini terbukti tidak adanya keikut sertaan komite sekolah dalam  penyelenggaraan  pendidikan di SD Negeri  1 Katekan.
Kurang optimalnya peran komite sekolah dalam  penyelenggaraan pendidikan di SD Negeri 1 Katekan, disebabkan juga karena sekolah belum menjalin hubungan yang harmonis dengan komite dan masyarakat. Sekolah belum melibatkan komite sekolah dalam perencanaan program,pelaksanaan program,dan evaluasi pendidikan,juga dalam pengambilan keputusan.
1
 Belum dilaksanakannya MPMBS secara optimal menyebabkan beban sekolah terlalu berat. Hal ini karena penyelenggaraan pendidikan semua ditanggung sekolah. Dengan adanya peran serta komite sekolah secara optimal akan sangat membantu sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan. Komite sekolah bisa membantu memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan keluarga, sarana prasarana, serta memberikan pengawasan dalam penyelenggaraan pendidikan. Dengan demikian, beban sekolah akan berkurang.
Ikut berperan aktifnya komite sekolah secara optimal, diharapkan dapat meningkatkan pelaksanaan MPMBS pula. Dengan meningkatnya pelaksanaan MPMBS maka akan dapat membantu tercapainya mutu pendidikan.
Agar komite sekolah berperan aktif secara optimal, perlu adanya upaya-upaya yang harus dilaksanakan sekolah. Upaya-upaya itu, yaitu mengadakan pendekatan terhadap komite sekolah, pendekatan terhadap pemerintahan desa, wali murid, dan juga lembaga-lembaga lain yang ada dilingkungan sekolah. Selain itu, sekolah juga harus selalu berkoordinasi dengan cara mengadakan pertemuan dengan komite sekolah, wali murid, dan lembaga-lembaga yang ada di desa. Sekolah juga harus melibatkan komite dalam penyusunan anggaran, dan perencannaan kegiatan sekolah. Dengan  adanya upaya-upaya tersebut diharapkan komite sekolah bisa berperan secara optimal sehingga pelaksanaan  MPMBS pun akan meningkat.

B.    Identifikasi masalah
Dari uraian latar belakang di atas, maka identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.     Mengapa komite sekolah SD N 1 Katekan belum optimal dalam kinerjanya?
2.     Mengapa sekolah belum mengoptimalkan komite dalam penyelenggaraan pendidikan?
3.     Mengapa MPMBS belum sepenuhnya dilaksanakan?


C.    Pembatasan Masalah
Dalam penelitaian ini, peningkatan pelaksanaan MPMBS yang dimaksud adalah, peran serta komite sekolah di dalam penyelenggaraan pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya di SD Negeri 1 Katekan.  Adapun peran serta komite tersebut adalah peran komite yang meliputi perencanaan, pelaksanaan,  dan evaluasi pendidikan.

D.    Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang, identivikasi masalah dan pembatasan masalah tersebut di atas, diajukan rumusan masalah sebagai berikut :
Apakah melalui pengoptimalan peran serta komite sekolah dapat meningkatkan pelaksanaan MPMBS di SD N 1 Katekan.

E.    Tujuan Penelitian
1.     Tujuan umum
Secara umum penelitian ini bertujuan meningkatkan kinerja sekolah melalui peningkatan kemandirian, partisipasi warga sekolah dan masyarakat sekitarnya, keluwesan-keluwesan sumberdaya pendidikan, transparansi, akuntabilitas, kerjasama, kepedulian, tanggungjawab sekolah, pengambilan keputusan, dan pendanaan yang dihimpun dari masyarakat lokal. Kinerja sekolah yang dimaksud meliputi mutu/kualitas tamatan, efektifitas, produktivitas, evisiensi, inovasi, dan pendanaan sekolah.
2.     Tujuan Khusus
Di samping penelitian ini memiliki tujuan umum seperti diuraikan di atas, juga memiliki tujuan khusus.
Adapun tujuan khusus penelitian ini adalah:
a.      Meningkatkan hubungan yang harmonis antara sekolah dan komite sekolah.
b.     Meningkatkan/mengoptimalkan peran serta komite di dalam pelaksanaan MPMBS.
c.      Meningkatkan pelaksanaan MPMBS.

F.       Manfaat Penelitian
Penelitian tindakan sekolah ini diharapkan mempunyai  manfaat bagi sekolah dan komite sekolah. Adapun manfaat tersebut adalah:
1.     Bagi sekolah
a.      Dapat meningkatkan pelaksanaan MPMBS di sekolah.
b.     Dapat membantu tercapainya tujuan  pendidikan.
2.     Bagi komite sekolah
a.      Kinerja komite akan optimal.
b.     Komite sekolah ikut berperan aktif di dalam penyelenggaraan pendidikan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More